23 September 2010

Alasan Untuk Tidak Sederhana

Tulisan yang sedang anda baca ini adalah rangkaian dari heksalogi kesederhanaan (halah). Menyambung cerita saya sebelumnya, tentang kesederhanaan, kali ini saya ingin berbagi tentang mengapa seseorang atau beberapa orang atau mungkin semua orang tidak sederhana.

Pertama, status sosial, sebagai seorang putra GM sebuah perusahaan multi nasional, pejabat eselon dua atau pengusaha batubara, pastinya kalau pulang atau pergi ke kantor naik avanza apalagi motor akan jadi gunjingan banyak pihak. terlebih kalau perusahaan memberikan fasilitas kredit mobil sampai plafon 300 juta atau diberi mobil dinas dengan merek toyota camry.

Kedua, kemudahan atau kelancaran urusan, kalau anda ke hotel mewah bintang 5 diamond untuk suatu pertemuan penting dengan sebuah taksi, xenia atau motor (seperti saya) pasti akan menemui kendala seperti tidak diterima di pos satpam, tidak dibukakan pintu di lobby hotel atau mungkin malah dikira bawahannya.

Ketiga, ukuran keberhasilan diri, seorang teman pernah berkata kepada saya, jika mau mengukur keberhasilan bisnis seseorang, lihatlah dari capaiannya. Contohnya kendaraannya, kantornya atau mungkin asetnya. Makanya pas pertemuan dengan client banyak yang datang dengan pakaian terbaik dan kendaraan terbaik, walau sebenarnya bisnisnya tidak lagi baik. :)

Untuk sekarang tiga alasan saja ya, nanti dilanjut lagi kalo saya sudah dapat mobil dinas, sekarang saya baru dapat baju dinas, jadi ceritanya juga cuma segitu. :D

5 comments:

Anjar Priandoyo said...

Tersentuh Mas Zidni, inspiratif nih sharingnya.

Zidni said...

Sama-sama mas, senang rasanya bisa berbagi dengan mas anjar.

Lalita said...

pasti akan menemui kendala seperti tidak diterima di pos satpam, tidak dibukakan pintu di lobby hotel atau mungkin malah dikira bawahannya.
-->
emang knapa zid kalo dikira bawahan, emang knapa kalo mesti sedikit tersendat di pos satpam, gw pikir itu biasa :)

zidni said...

lita udah pernah ditolak di hotel blm? atau dipandang dengan sebelah mata (maksudnya dilirik doang :P) blm?
mungkin ya kira-kira kayak gitu lah.
mungkin bagi orang2 kaya atau pejabat hal ini akan menyulitkan bisnis dan menurunkan derajat mereka :)

lalita said...

pernah zid, di gran melia, bukan ditolak sih tapi diberhentiin, dan dibuka tas nya (terlihat biasa, tapi kalo aku bandingin ama perlakuan ke org lain agak ekstrim kehati-hati annya) tiap hari zid sebulan an yg lalu :P kalo yg lewat2 kayanya bukan pernah lagi tapi seriiing :P tapi kasusnya gw emang bukan pejabat n bukan org kaya sih hahha