06 November 2008

Imbas Suspend Bakrie ke Karyawan

Sudah hampir 1 bulan saham beberapa perusahaan grup Bakrie di-suspend otoritas BEI, alasan yang diambil adalah kasus Gadai saham beberapa anak usaha Bakrie oleh induk usahan BNBR. Keputusan yang akhirnya diambil otoritas BEI adalah men-suspend perdagangan saham grup Bakrie sampai persoalan Gadai saham terselesaikan. Sedangkan langkah yang akhirnya diambil oleh grup Bakrie adalah dengan menjual sahamnya di beberapa anak usaha kepada Investor Strategis.

BUMI akhirnya dijual ke Northstar, Bakrieland ke Avenue dan Bakrie Sumatera juga ke Avenue. Walaupun hari ini BUMI tetap di-suspend karena ada permintaan dari pemerintah RI. Entah atas pertimbangan apa, pemerintah masuk dalam wewenang yang selama ini dilakukan oleh Bapepam-LK dan BEI.

Terakhir, dengan adanya kisruh ini apa yang terjadi dengan karyawannya?, sampai saat ini alhamdulillah tidak ada rencana rasionalisasi karyawan di grup Bakrie. Tetapi, ternyata ada imbas lain kepada karyawannya, salah satunya adalah beberapa bank menolak aplikasi kredit yang diajukan oleh karyawan grup Bakrie.

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba mengajukan kredit ke Bank Danamon, karena bank ini merupakan bank tempat payroll. Setelah semua syarat dipenuhi dan marketingnya pun menjanjikan bahwa prosesnya sudah beres dan tinggal pencairan, ternyata dapat telepon bahwa pihak Bank Danamon menghentikan sementara semua proses kredit yang berhubungan dengan grup Bakrie.

Kena imbas krisis global nih :(

2 comments:

Anonymous said...

Oooh...gimana nih Bakrie.. saham BTEL dijual juga deh...

Zidni said...

Dijual juga sih,
walau nggak signifikan.

ini pasti ada campur tangan pemerintah nih,
emang yg namanya pemerintah itu...
:D