09 May 2010

Jenis-Jenis Pajak Daerah

Sesuai dengan posting sebelumnya dan berkaitan dengan rencana dikeluarkannya peraturan daerah tentang pajak daerah, berikut adalah komponen yang termasuk dalam rencana pajak daerah di tahun 2010.
Official Assestment
1. Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama (terkena upah pungut)
2. Pajak Air Bawah tanah dan Air Permukaan
3. Pajak Reklame

Self Assestment
4. Pajak Hotel
5. Pajak Restoran
6. Pajak Hiburan
7. Pajak Parkir

With Holding
8. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (terkena upah pungut)
9. Pajak Penerangan Jalan (terkena upah pungut)


Pajak Baru:
1. Pajak Bumi dan Bangunan dan BPHTB
2. Pajak Sarang Burung Walet
3. Cukai Rokok





08 May 2010

Akhirnya Memilih Menjadi Petugas Pajak Daerah

Setelah posting terakhir tentang pilihan-pilihan, saya belum mengabarkan akhirnya mana yang dipilih ya. Setelah melalui sebuah perenungan yang panjang, negosiasi yang melelahkan, akhirnya saya memilih menjadi PNS. :)

Sebenernya pertimbangan mengapa memilih menjadi PNS ada beberapa pertimbangan, salah satunya fasilitas tugas belajar. Di pemerintahan biasanya ada tes untuk pelaksanaan tugas belajar, di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta misalnya, tes untuk seleksi tugas belajar dilakukan setiap 2 tahun sekali. Namun ada juga instansi yang tanpa melakukan seleksi, misalnya menkominfo yang royal jika menyangkut beasiswa.

Pertimbangan lainnya adalah mengabdi pada bangsa, kalau saya memilih di Bakrie, berarti saya mengabdi sama pak Bakrie atau kalau Amdocs, berarti mengabdi sama Amdocs di Amrik sana :P. Saya ingin berbuat sesuatu untuk bangsa ini, perubahan dalam sebuah bangsa salah satunya dilakukan lewat perbaikan pengelola negara.

Setelah memutuskan mengambil PNS, jadwal berikutnya adalah pengambilan SK CPNS dan penempatan di bagian apa. Setelah pengambilan ke Balaikota DKI, ternyata penempatannya di Dinas Pelayanan Pajak. Wah ada pajaknya nih, jangan-jangan temennya gayus :P.

Ternyata di Indonesia ada 2 jenis Pajak, yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat itu Pajak penghasilan, pertambahan nilai dll. Pajak daerah itu seperti pajak Kendaraan, PBB, Pajak hotel dll. di kesempatan lain saya coba cerita tentang pajak di daerah. Sekalian buat saya belajar juga.

Sekarang mau sholat subuh dulu :)

21 April 2010

Di Persimpangan Jalan

Tahun ini jadi tahun yang istimewa, karena tahun ini banyak sekali pilihan menanti. Awal tahun ada berita tentang penerimaan PNS di pemda DKI. Setelah melalui tes yang lebih mirip tes UMPTN daripada tes profesi :P. Akhirnya nomorku masuk di list CPNS DKI.

Setelah melalui beberapa kali masuk koran dengan judul 'CPNS DKI Terlantar' akhirnya 2000an CPNS ini dapat NIP dan mulai ditempatkan di instansi-instansi di Pemda. Beberapa kawan kuliah di Fasilkom dulu sudah ada yang mendapat penempatan, dan ternyata bukan ditempatkan di direktorat IT. Ada yang di dinas sosial, dll, mungkin ada juga yang di satpol pp kali ya :)

Pilihan kedua adalah tetap di jalur IT spesialisasi telco, khususnya Billing. Tawaran pertama jelas di Bakrie dengan peningkatan posisi dan kesempatan untuk mendapat training2 managerial dan teknis, tetapi seperti sudah jadi rahasia umum, benefit di budget operator memang relatif kecil :(.

Yang terakhir datang dari head hunter yang menghubungi untuk kliennya. Namanya cukup bikin merinding kellyservices.com, perusahaan yang selalu meng-update salary guide di Indonesia. Setelah beberapa kali wawancara via telepon ternyata kliennya adalah Amdocs. Si Amdocs ngasih penawaran nggak tanggung2 jumlahnya udah beda digit :P. tetapi kalau dihitung secara annual naiknya nggak seberapa. Jadinya minta tambah lagi deh.

Mudah-mudahan dikasih yang terbaik sama Allah...

14 February 2010

Bakrie Sebagai Korporasi Keluarga Indonesia

Kelompok Usaha Bakrie adalah nama resmi untuk semua perusahaan yang berada di bawah naungan dan kepemilikan keluarga Bakrie. Bakrie sendiri diambil dari akar kata bahasa arab yang berarti bakrun atau subuh. Bakrie adalah nama kedua dari H Achmad Bakrie, salah satu pendiri Bakrie & Brothers, bersama dengan H Abu Yamin, kakak kandung H Achmad Bakrie. Kemungkinan besar H Achmad Bakrie lahir ketika subuh datang di kalianda Lampung.

Saya sudah 4 tahun ini bekerja di bawah salah satu perusahaan telekomunikasi yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bakrie. Bertepatan dengan tanggal 11 Februari 2010 yang lalu, Kelompok usaha Bakrie telah genap berusia 68 tahun, bahkan sekarang kendali banyak perusahaan sudah dipegang oleh generasi ketiga. Salah satunya adalah perusahaan telekomunikasi Bakrie telecom yang dipimpin oleh Anindya Bakrie (www.aninbakrie.com) cucu dari H Achmad Bakrie dari Aburizal Bakrie (www.icalbakrie.com).

Melihat perkembangan bisnis bakrie sama dengan melihat perkembangan bisnis di Indonesia. Generasi pertama melakukan bisnis perdagangan komoditas ketika masa kolonial belanda. Perdagangan komoditas pula yang dikerjakan oleh Nyai Ontosoroh di roman Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Generasi kedua banyak mengembangkan bisnis di ranah industri alat berat dan properti, pipa baja dan gedung-gedung perkantoran adalah bidangnya. Sementara generasi ketiga mencoba merambah bisnis multimedia dan telekomunikasi, ditandai dengan layanan seluler dan portal berita.

Koorporasi keluarga di Indonesia yang bertahan sampai dengan 3 generasi sangatlah jarang, bahkan di negara maju sekalipun. Hal ini merupakan salah satu bukti kaderisasi yang cukup baik di keluarga Bakrie. Salah satu kunci keluarga bakrie dalam melakukan kaderisasi adalah dengan pendidikan, hal ini dapat dilihat pada generasi pertama yang menjalani pendidikan HIS di masa kolonial belanda. Generasi kedua yang menyelesaikan pendidikan sarjana di Perguruan Tinggi Negeri, salah satunya ITB. Serta generasi ketiga yang menyelesaikan pendidikan business school di salah satu universitas terbaik dunia, Stanford University.

Bisnis adalah salah satu faktor penting dalam perkembangan suatu bangsa, menjadikan jumlah businessman di Indonesia menjadi 7% dari total penduduk seperti di Amerika adalah keharusan. Dengan korporasi bangsa sendiri, maka setiap keuntungan yang dihasilkan akan bermanfaat untuk kemandirian bangsa. Keluarga bakrie telah memberikan contoh, tinggal bagaimana kita, pemuda Indonesia mau mulai untuk mandiri dan memberi manfaat untuk bangsa ini.

31 January 2010

Bumi Badai Peradaban

Hidup dan segala pilihannya. Seorang pelajar yang akan menghadapi ujian, maka ia menghadapi pilihan untuk lulus atau tidak lulus. Seorang mahasiswa yang sedang menempuh studinya mendapati pilihan untuk wisuda atau Drop Out. Seorang pekerja yang sudah sekian lama bekerja mendapati dirinya berada dalam pilihan untuk sukses dalam karier atau selamanya menjadi pekerja rendahan. Seorang pengusaha muda yang telah 7 tahun bergelut dalam bisnisnya, maka pilihannya adalah antara bangkrut atau menjadi konglomerat papan atas.

Ternyata, pilihan-pilihan di atas itu selalu didahului oleh pilihan-pilihan lain. Pilihan buat pelajar untuk belajar keras atau bermain. Pilihan untuk mahasiswa, agar mengerjakan skripsinya atau tidak. Pilihan pekerja untuk bekerja keras dan jujur atau malah malas-malasan dan korup. Pilihan bagi pengusaha muda, apakah akan bermalas-malasan dengan dalih sudah jadi bos atau mengembangkan bisnis dan kemampuannya.

Ya, pada akhirnya hidup memang pilihan, kalau bisa dirangkum menjadi lebih sedikit pilihan, maka pilihan itu hanya ada 2. Menyerah pada keadaan atau berdiri menentang badai.

Semoga kita semua tegar berdiri di bumi ini, bumi badai peradaban.

~dalam rangka mencoba menyaingi bumi manusia